Konyol, Polisi di Jepang Malah Menemukan Ikan Mentah Saat Menggerebek Sebuah Bilik Klub Malam

ANIMENYUS.COM - Pria horny di Jepang benar-benar dimanjakan dengan pilihan ketika datang ke klub malam.

Dilansir Soranews24.com (21/08/2019), distrik bar di setiap kota besar Jepang penuh dengan klub malam, panti pijat sensual, pertunjukan cosplay strip, dan segala macam cara lain untuk melepaskan energi yang terpendam didalam tubuh setiap pria.

Faktanya, ada begitu banyak pilihan sehingga sebagian besar distrik bar sekarang juga menggunakan sejumlah "bilik panduan gratis," atau muryo annaijo, sebagaimana mereka dipanggil dalam bahasa Jepang.

Diatur dengan tirai yang menyediakan privasi atau kaca buram yang melindungi pintu masuk, bilik ini dengan senang hati memberikan bantuan dalam menavigasi tempat menarik serta promo yang ditawarkan secara gratis.

Namun, ada hubungan tersendiri antara penyedia hiburan dewasa dan sindikat kejahatan terorganisir.

Polisi Prefektur Nagasaki baru-baru ini menggerebek bilik panduan gratis di Kota Nagasaki sebagai bagian dari penyelidikan mereka terhadap bos klan yakuza lokal Akihiro Sakaue.

Benar saja, para detektif menemukan setumpuk besar barang dagangan ilegal di dalamnya, kira-kira bernilai 200 kilogram (440 pound).

Jadi, apa barang selundupan itu? Obat-obatan terlarang, seperti kristal met atau kokain? Perhiasan yang dicuri? Tokoh anime yang dimodifikasi secara seksual?

Nggak. Hasil tangkapan dari serangan itu adalah sekitar 200 kilogram olahan makanan laut, terutama fillet ikan beku.

Konyol, Polisi di Jepang Malah Menemukan Ikan Mentah Saat Menggerebek Sebuah Bilik Klub Malam

Meskipun ini mungkin tampak seperti peristiwa yang mengecewakan, sebenarnya itulah yang dicari polisi.

Kasus Sakue yang berusia 51 tahun itu tidak menuduhnya mendalangi prostitusi atau jaringan perdagangan seks, tetapi menjalankan operasi perburuan gelap, terlibat dalam penangkapan ikan skala komersial tanpa izin dan menjual hasil tangkapan ke restoran lokal.

Bos yakuza itu ditangkap pada 14 Agustus, dan penyelidik menduga bahwa selain menyimpan produk di belakang bilik panduan gratis, bawahan Sakue juga memotong tangkapan di sana.

Baca Juga: Ara-ara, Seorang Wanita Berusia 22 Tahun di Jepang Ditangkap Karena Menjalin Hubungan dengan Anak Berusia 12 Tahun

Sumber: SoraNews24

Konyol, Polisi di Jepang Malah Menemukan Ikan Mentah Saat Menggerebek Sebuah Bilik Klub Malam

Konyol, Polisi di Jepang Malah Menemukan Ikan Mentah Saat Menggerebek Sebuah Bilik Klub Malam

ANIMENYUS.COM - Pria horny di Jepang benar-benar dimanjakan dengan pilihan ketika datang ke klub malam.

Dilansir Soranews24.com (21/08/2019), distrik bar di setiap kota besar Jepang penuh dengan klub malam, panti pijat sensual, pertunjukan cosplay strip, dan segala macam cara lain untuk melepaskan energi yang terpendam didalam tubuh setiap pria.

Faktanya, ada begitu banyak pilihan sehingga sebagian besar distrik bar sekarang juga menggunakan sejumlah "bilik panduan gratis," atau muryo annaijo, sebagaimana mereka dipanggil dalam bahasa Jepang.

Diatur dengan tirai yang menyediakan privasi atau kaca buram yang melindungi pintu masuk, bilik ini dengan senang hati memberikan bantuan dalam menavigasi tempat menarik serta promo yang ditawarkan secara gratis.

Namun, ada hubungan tersendiri antara penyedia hiburan dewasa dan sindikat kejahatan terorganisir.

Polisi Prefektur Nagasaki baru-baru ini menggerebek bilik panduan gratis di Kota Nagasaki sebagai bagian dari penyelidikan mereka terhadap bos klan yakuza lokal Akihiro Sakaue.

Benar saja, para detektif menemukan setumpuk besar barang dagangan ilegal di dalamnya, kira-kira bernilai 200 kilogram (440 pound).

Jadi, apa barang selundupan itu? Obat-obatan terlarang, seperti kristal met atau kokain? Perhiasan yang dicuri? Tokoh anime yang dimodifikasi secara seksual?

Nggak. Hasil tangkapan dari serangan itu adalah sekitar 200 kilogram olahan makanan laut, terutama fillet ikan beku.

Konyol, Polisi di Jepang Malah Menemukan Ikan Mentah Saat Menggerebek Sebuah Bilik Klub Malam

Meskipun ini mungkin tampak seperti peristiwa yang mengecewakan, sebenarnya itulah yang dicari polisi.

Kasus Sakue yang berusia 51 tahun itu tidak menuduhnya mendalangi prostitusi atau jaringan perdagangan seks, tetapi menjalankan operasi perburuan gelap, terlibat dalam penangkapan ikan skala komersial tanpa izin dan menjual hasil tangkapan ke restoran lokal.

Bos yakuza itu ditangkap pada 14 Agustus, dan penyelidik menduga bahwa selain menyimpan produk di belakang bilik panduan gratis, bawahan Sakue juga memotong tangkapan di sana.

Baca Juga: Ara-ara, Seorang Wanita Berusia 22 Tahun di Jepang Ditangkap Karena Menjalin Hubungan dengan Anak Berusia 12 Tahun

Sumber: SoraNews24


Sukai kami di Facebook untuk berita anime dan Jepang setiap hari!






Penulis:

Seorang mahasiswa yang gemar Anime