Halaman

    Social Items

Loading...
Pemerintah Jepang Memperketat Penjualan Gas, Berikut Penjelasannya

ANIMENYUS.COM - Ada beberapa berita menggembirakan mengenai Kyoto Animation minggu lalu.

Perusahaan produksi anime ini mengumumkan bahwa lebih dari 80 persen karyawan yang terluka dalam serangan pembakaran di studio animasi perusahaan pada bulan Juli kemarin telah kembali bekerja.

Meninggalnya korban yang terluka awal bulan ini membawa korban tewas untuk insiden tersebut bertambah menjadi 36.

Sementara pelaku pembakaran belum secara resmi ditangkap atau diinterogasi (sebagai akibat belum dibersihkan secara medis untuk dikeluarkan dari rumah sakit), berdasarkan rekaman keamanan, penyelidik percaya bahwa ia mengisi dua tabung 20 liter dengan bensin di sebuah pom bensin pada pagi hari serangan itu.

Kemudian memuatnya pada gerobak yang ia dorong ke studio Kyoto Animation dan menyebar di sekitar lobi gedung untuk mempercepat kobaran api.

Penggunaan accelerant dianggap sebagai faktor utama dalam tingginya angka kematian, karena bangunan itu sendiri telah memenuhi semua aturan kebakaran yang diperlukan, dan pemerintah Jepang sekarang berencana untuk menginstal peraturan yang lebih ketat untuk pembelian bensin.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Kebakaran, sebuah divisi dari Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang, mengatakan pihaknya berencana untuk memberlakukan undang-undang baru yang akan mengharuskan pelanggan yang membeli bensin untuk memasukkannya ke dalam wadah (yaitu bensin yang tidak dipompa langsung ke dalam mobil atau motor) untuk menunjukkan ID yang valid dan menyatakan tujuan yang dimaksudkan.

Peraturan-peraturan ini diusulkan oleh pemerintah metropolitan Kyoto tidak lama setelah serangan pembakaran Kyoto Animation.

Namun, pemerintah metropolitan Kyoto hanya meminta pom bensin lokal untuk mengikuti protokol baru, dan pelanggan masih bebas untuk menolak menunjukkan ID mereka atau menyatakan tujuan mereka.

Undang-undang baru ini diharapkan mulai berlaku pada Februari tahun depan.

Baca Juga: Seorang Emak-emak Tampar Anaknya yang Bermain Sepeda di Depan Mobil yang Melaju

Sumber: SoraNews24

Pemerintah Jepang Memperketat Penjualan Bensin setelah Insiden Kyoto Animation

Pemerintah Jepang Memperketat Penjualan Gas, Berikut Penjelasannya

ANIMENYUS.COM - Ada beberapa berita menggembirakan mengenai Kyoto Animation minggu lalu.

Perusahaan produksi anime ini mengumumkan bahwa lebih dari 80 persen karyawan yang terluka dalam serangan pembakaran di studio animasi perusahaan pada bulan Juli kemarin telah kembali bekerja.

Meninggalnya korban yang terluka awal bulan ini membawa korban tewas untuk insiden tersebut bertambah menjadi 36.

Sementara pelaku pembakaran belum secara resmi ditangkap atau diinterogasi (sebagai akibat belum dibersihkan secara medis untuk dikeluarkan dari rumah sakit), berdasarkan rekaman keamanan, penyelidik percaya bahwa ia mengisi dua tabung 20 liter dengan bensin di sebuah pom bensin pada pagi hari serangan itu.

Kemudian memuatnya pada gerobak yang ia dorong ke studio Kyoto Animation dan menyebar di sekitar lobi gedung untuk mempercepat kobaran api.

Penggunaan accelerant dianggap sebagai faktor utama dalam tingginya angka kematian, karena bangunan itu sendiri telah memenuhi semua aturan kebakaran yang diperlukan, dan pemerintah Jepang sekarang berencana untuk menginstal peraturan yang lebih ketat untuk pembelian bensin.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Kebakaran, sebuah divisi dari Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang, mengatakan pihaknya berencana untuk memberlakukan undang-undang baru yang akan mengharuskan pelanggan yang membeli bensin untuk memasukkannya ke dalam wadah (yaitu bensin yang tidak dipompa langsung ke dalam mobil atau motor) untuk menunjukkan ID yang valid dan menyatakan tujuan yang dimaksudkan.

Peraturan-peraturan ini diusulkan oleh pemerintah metropolitan Kyoto tidak lama setelah serangan pembakaran Kyoto Animation.

Namun, pemerintah metropolitan Kyoto hanya meminta pom bensin lokal untuk mengikuti protokol baru, dan pelanggan masih bebas untuk menolak menunjukkan ID mereka atau menyatakan tujuan mereka.

Undang-undang baru ini diharapkan mulai berlaku pada Februari tahun depan.

Baca Juga: Seorang Emak-emak Tampar Anaknya yang Bermain Sepeda di Depan Mobil yang Melaju

Sumber: SoraNews24




Sukai kami di Facebook untuk berita anime dan Jepang menarik lainnya!


Loading...
Komentar Facebook
0 Komentar Blogger
Pemerintah Jepang Memperketat Penjualan Bensin setelah Insiden Kyoto Animation