Halaman

    Social Items

Satu Kampung Geger setelah Ilmuan Jepang Berhasil Menemukan Fosil Burung Zaman Dinosaurus yang Punah!

ANIMENYUS.COM - Sebuah fosil makhluk hidup yang berukuran seperti burung merpati telah ditemukan di Jepang.

Penemuan itu bikin geger satu kampung.

Berkat simulasi komputer, para ilmuwan dapat menghasilkan gambar-gambar dan menunjukkan bentuk dari fosil yang ditemukan itu.

Fosil itu dinamai Fukuipteryx prima.

Tulang-tulang fosil itu sangat terawat dan dikubur bersama batu yang berasal dari kapur awal, sebuah periode waktu geologis.

Pada periode itu menunjukkan waktu ketika burung-burung nyata mulai muncul.

Fukuipteryx adalah burung primitif pertama dari zaman ini yang ditemukan di luar China.

Makhluk yang tampak aneh ini adalah salah satu burung pertama yang dikenal di dunia yang terbang di atas dinosaurus sekitar 120 juta tahun yang lalu.

Dr. Takuya Imai, dari Institute of Dinosaur Research di Fukui Prefectural University, Jepang, mengatakan burung ini tidak terbang seperti halnya burung modern.

"Dia meluncur atau mengepakkan sayap untuk terbang dalam jarak pendek. Itu memang terbang, tapi itu tidak terlalu bagus," ucapnya.

Takuya juga menjelaskan tentang karakteristik burung ini.

Burung itu menghuni lingkungan yang fluvial atau seperti sungai.

Berada pada cuaca dengan iklim yang sedang.

Sedangkan untuk wilayah dengan suhu hangat dan lembab hampir sepanjang waktu, dengan musim kemarau singkat.

"Sangat mungkin burung itu dimangsa," ucap Takuya menjelaskan keadaan fosil burung itu.

Takuya dan timnya tidak tahu tentang kurangnya asupan yang dimakan oleh burung itu, karena mereka tidak menemukan isi makanan dalam usus burung itu.

Keadaan rahangnya juga hilang.

Fosil burung Cretaceous yang paling awal diketahui adalah spesimen dua dimensi yang ditemukan di Cina bagian timur laut.

Takuya mengatakan, burung-burung ini tidak memiliki pygostyle, atau sebuah piring segitiga yang ditemukan di ujung tulang punggung untuk mendukung bulu ekor yang merupakan dasar fisik dari burung modern.

Fosil burung ini adalah spesies burung primitif pertama dari periode waktu ini yang ditemukan di luar Tiongkok.

Penemuan Fukuipteryx semakin meningkatkan distribusi geologis.

Tampaknya mereka tidak terbatas pada lingkungan dataran tinggi yang relatif dingin di periode Kapur Awal di China bagian timur laut.

Selanjutnya, gadis cantik ini ternyata punya sifat sadis yang bikin geger. Klik halaman asli.

Halaman Asli>>>

Sumber: Wiken

Satu Kampung Geger setelah Ilmuan Jepang Berhasil Menemukan Fosil Burung Zaman Dinosaurus yang Punah!

Satu Kampung Geger setelah Ilmuan Jepang Berhasil Menemukan Fosil Burung Zaman Dinosaurus yang Punah!

ANIMENYUS.COM - Sebuah fosil makhluk hidup yang berukuran seperti burung merpati telah ditemukan di Jepang.

Penemuan itu bikin geger satu kampung.

Berkat simulasi komputer, para ilmuwan dapat menghasilkan gambar-gambar dan menunjukkan bentuk dari fosil yang ditemukan itu.

Fosil itu dinamai Fukuipteryx prima.

Tulang-tulang fosil itu sangat terawat dan dikubur bersama batu yang berasal dari kapur awal, sebuah periode waktu geologis.

Pada periode itu menunjukkan waktu ketika burung-burung nyata mulai muncul.

Fukuipteryx adalah burung primitif pertama dari zaman ini yang ditemukan di luar China.

Makhluk yang tampak aneh ini adalah salah satu burung pertama yang dikenal di dunia yang terbang di atas dinosaurus sekitar 120 juta tahun yang lalu.

Dr. Takuya Imai, dari Institute of Dinosaur Research di Fukui Prefectural University, Jepang, mengatakan burung ini tidak terbang seperti halnya burung modern.

"Dia meluncur atau mengepakkan sayap untuk terbang dalam jarak pendek. Itu memang terbang, tapi itu tidak terlalu bagus," ucapnya.

Takuya juga menjelaskan tentang karakteristik burung ini.

Burung itu menghuni lingkungan yang fluvial atau seperti sungai.

Berada pada cuaca dengan iklim yang sedang.

Sedangkan untuk wilayah dengan suhu hangat dan lembab hampir sepanjang waktu, dengan musim kemarau singkat.

"Sangat mungkin burung itu dimangsa," ucap Takuya menjelaskan keadaan fosil burung itu.

Takuya dan timnya tidak tahu tentang kurangnya asupan yang dimakan oleh burung itu, karena mereka tidak menemukan isi makanan dalam usus burung itu.

Keadaan rahangnya juga hilang.

Fosil burung Cretaceous yang paling awal diketahui adalah spesimen dua dimensi yang ditemukan di Cina bagian timur laut.

Takuya mengatakan, burung-burung ini tidak memiliki pygostyle, atau sebuah piring segitiga yang ditemukan di ujung tulang punggung untuk mendukung bulu ekor yang merupakan dasar fisik dari burung modern.

Fosil burung ini adalah spesies burung primitif pertama dari periode waktu ini yang ditemukan di luar Tiongkok.

Penemuan Fukuipteryx semakin meningkatkan distribusi geologis.

Tampaknya mereka tidak terbatas pada lingkungan dataran tinggi yang relatif dingin di periode Kapur Awal di China bagian timur laut.

Selanjutnya, gadis cantik ini ternyata punya sifat sadis yang bikin geger. Klik halaman asli.

Halaman Asli>>>

Sumber: Wiken




Sukai kami di Facebook untuk berita anime dan Jepang menarik lainnya!


Loading...
Komentar Facebook
0 Komentar Blogger