Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Depo Via Pulsa Tanpa Potongan

Sankaku Tabe: Metode Makan yang Menjadi Perdebatan Pasangan di Jepang

Sankaku Tabe: Metode Makan yang Menjadi Perdebatan Pasangan di Jepang

Akhir-akhir ini para istri di Jepang mengeluh lantaran suaminya makan tanpa aturan yang ada.

Pasalnya, Negara Jepang memang penuh dengan budaya dan tata krama, salah satunya tentang aturan ketika makan.

Istri mengatakan bahwa makanan Jepang harus dimakan dengan metode sankaku tabe.

Sankaku tabe sendiri adalah formasi makan segitiga.

Dalam penyajiannya, sankaku tabe merupakan gabungan nasi, sup, dan lauk (1 lauk utama dan 2 lauk tambahan).

Seperti gambar dibawah ini
Sankaku Tabe: Metode Makan yang Menjadi Perdebatan Pasangan di Jepang

Konsepnya dengan berganti-ganti antara tiap makanan untuk menikmati rasa masing-masing, dan tidak menghabiskan satu hidangan sebelum yang lainnya.

Sankaku tabe telah diajarkan di sekolah dasar seluruh Jepang sejak tahun 70-an.

Cara ini digunakan untuk memastikan anak-anak mendapatkan nutrisi dari makan siang di sekolah mereka.

Makan siang sekolah biasanya terdiri dari nasi, sup miso, dan lauk, terkadang juga ada tambahan susu sebagai minumannya.

Cukup mudah untuk mengikuti metode makan sankaku tabe ini.

Mengingat manfaat kesehatannya yang diakui dan fakta diajarkan di sekolah, sankaku tabe dianggap sebagai cara makan yang sopan dan teliti.

Namun ketika lulus dari sekolah dasar, metode sankaku tabe mulai dilupakan.

Karena para siswa telah beralih ke makan bekal bento, seringkali tanpa sup miso.

Kebiasaan ini lah berlanjut hingga dewasa, yang mulai memakan sembarangan, tanpa menggunakan aturan dan metode yang ada.

Seperti halnya yang dilakukan suami di Jepang, mereka menyantap makanan dengan bakkari tabe (hanya makan).

Selain itu ada beberapa yang menikmati makanan seperti donburi.

Donburi merupakan penyajian makanan Jepang dalam mangkuk yang berisi nasi putih dengan berbagai macam lauk di atasnya.

Sankaku Tabe: Metode Makan yang Menjadi Perdebatan Pasangan di Jepang

Hal ini memicu pertengkaran diantara pasangan, karena sang istri menjadi kesal karena suaminya telah mencampurkan rasa dan tidak dapat sepenuhnya menikmati lauk.

Istri merasa suaminya tidak menghargai rasa makanan yang ia sajikan.

Sedangkan suami menganggap istrinya terlalu ribet untuk urusan seperti ini.
Putri Aprilia
Putri Aprilia Seorang yang suka berimajinasi :)