Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Depo Via Pulsa Tanpa Potongan

Studio ARMS Resmi Dibubarkan, Benarkah Perusahaan Ini Mengalami Kebangkrutan?

Studio ARMS Resmi Dibubarkan, Benarkah Perusahaan Ini Mengalami Kebangkrutan?
Melalui Pengadilan Distrik Tokyo, perusahaan animasi yang telah berdiri sejak tahun 1996 ini akhirnya menyatakan bangkrut.

Dikutip dari Perusahaan Riset Kredit, Tokyo Shoko Research (TSR), pada tanggal 31 Mei 2020 telah diadakan sebuah rapat pemegang saham yang pada akhirnya memutuskan bahwa Studio ARMS resmi dibubarkan.

Kemudian, pada tanggal 22 Juli 2020, perusahaan telah mengajukan likuidasi khusus, setelah adanya keputusan yang terbentuk melalui rapat pemegang saham pada 31 Mei 2020.

Studio ARMS sempat mengalami perubahan nama perusahaan menjadi “Common Sense” pada Agustus 2007, namun dengan tetap mempertahankan nama ARMS sebagai nama dagang.

Sejak tahun 2004, Studio ARMS telah banyak merilis karya animasi seperti Yasuomi Umetsu’s Mezzo dan Elfen Lied yang diadaptasi dari manga karya Lynn Okamoto.


Sekilas, Elfen Lied merupakan cerita anime dengan latar belakang dunia fiksi.

Anime ini menceritakan kisah tentang seorang gadis bernama Lucy, salah satu makhluk Diclonius (manusia yang memiliki tanduk di kepala) yang kabur dari sebuah Laboratorium penelitian para makhluk tersebut.

Lucy memiliki kemampuan khusus sebagai salah satu makhluk Diclonius, yaitu telekinesis.

Ia kabur dari tempat pengurungannya dengan membunuh semua petugas yang berjaga dan pada akhirnya bertemu dengan Kouta, seorang mahasiswa laki-laki.

Akhirnya, Kouta memutuskan untuk merawat Lucy yang nantinya membawa mereka kedalam sebuah kisah masa lalu yang ternyata ada diantara mereka. 


Lalu, pada tahun 2009 disusul oleh kesuksesan perilisan anime Ikki Tousen yang membuat pendapatan perusahaan meningkat serta didukung oleh dua karya lainnya yang semakin dikenal oleh dunia luar.

Namun, sejak tahun 2011, pendapatan perusahaan perlahan-lahan mengalami penurunan.

Meskipun begitu, Studio ARMS tetap terus aktif bekerjasama dengan beberapa perusahaan produksi anime besar.

Berikut beberapa karya lain yang telah dihasilkan oleh Studio ARMS meliputi Samurai Girls, Genshiken 2, Brynhildr in the Darkness, Aesthetica of a Rogue Hero, Maoyu, Wizard Barristers : Benmashi Cecil, dan Valkyrie Drive : Mermaid.

Source : Anime News Network, Tokyo Shoko Research
trancy
trancy Drawing, Writing, Food n' Music