Noren, Istilah Jepang yang Asing Ditelinga Namun Sering Dijumpai - Animenyus.com - Berita Anime dan Jepang
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Noren, Istilah Jepang yang Asing Ditelinga Namun Sering Dijumpai

Noren, Istilah Jepang yang Asing Ditelinga Namun Sering Dijumpai

Saat bepergian atau makan di restoran khas Jepang, mungkin sering kamu temui sejenis kain yang tergantung di depan pintu masuk sebuah toko. 

Kain tersebut biasanya bertuliskan pesan tertentu atau nama toko dalam bahasa Jepang. 

Nah, kain itulah yang dinamakan “Noren” atau kita di Indonesia menyebutnya Tirai Jepang.

Awalnya, tujuan noren dibuat untuk melindungi rumah dari terpaan hujan, angin, serta cuaca dingin yang biasa terjadi di Jepang.. 

Pada musim panas, noren juga digunakan untuk melindungi rumah dari teriknya sinar matahari selama musim tersebut.

Seiring berjalannya waktu noren semakin berkembang dan memiliki kegunaan dan nilai yang lebih luas.

Pada restoran Jepang, khususnya juga di Indonesia, sering kita jumpai noren yang bertuliskan nama dan logo toko. 

Noren, Istilah Jepang yang Asing Ditelinga Namun Sering Dijumpai


Di Jepang, noren jenis ini disebut yago

Selain berperan sebagai papan nama, yago juga mempengaruhi tingkat kepercayaan dan status sosial-ekonomi toko tersebut.

Kegunaan lainnya adalah, ketika ada seorang pelajar magang dan sudah lama bekerja di toko tersebut, kemudian memutuskan untuk bekerja mandiri, ia berhak mendapat izin untuk menggunakan yago yang sama pada toko baru miliknya. 

Tujuannya adalah untuk menunjukkan bahwa toko baru tersebut merupakan toko yang memakai sistem usaha yang sama dengan pendahulunya. 

Hal ini dikenal dengan istilah "noren wake", yaitu pemberian izin kepada seorang pelajar untuk mandiri dan membuka usaha yang sama.

Penjelasan di atas merupakan salah satu dari sekian banyak alasan mengapa noren begitu penting bagi sebuah toko dalam perkembangan bisnisnya.

Umumnya, noren dipasang di pintu masuk toko yang memberikan layanan ala Jepang dan di Indonesia sendiri sudah tidak heran dan sering kita jumpai restoran Jepang dengan noren khas mereka.

Dengan melihat noren, kita dapat melihat apakah toko tersebut beroperasi atau tidak. 

Apabila noren terpasang di depan toko, tandanya toko buka begitu pula sebaliknya.

Semakin lusuh noren suatu toko, maka dianggap semakin laris usahanya. 

Kenapa? Karena menurut masyarakat Jepang, toko yang ramai dan laris memiliki banyak pelanggan yang menyentuh noren saat keluar-masuk toko sehingga membuat noren menjadi lama kelamaan menjadi lusuh.

Tak hanya di toko atau pun restoran Jepang, di pintu masuk onsen (pemandian air panas) pun terpasang noren

Noren, Istilah Jepang yang Asing Ditelinga Namun Sering Dijumpai

Noren, Istilah Jepang yang Asing Ditelinga Namun Sering Dijumpai
Fungsinya untuk membedakan antara ruang onsen laki-laki dan perempuan.

Noren juga dipasang di tempat ganti pakaian agar tidak terlihat saat berganti pakaian.

Apakah noren hanya digunakan ditoko, restoran atau tempat pelaku usaha lain?

Tentu tidak.

Di beberapa rumah, noren juga sering digunakan sebagai penyekat ruangan yaitu misalnya, sebagai sekat antara ruang makan dan dapur sehingga piring-piring dan perabotan lain yang kotor di dapur tersembunyi dan tidak terlihat dari ruang makan. 

Noren, Istilah Jepang yang Asing Ditelinga Namun Sering Dijumpai


Pada musim dingin, noren digunakan untuk menjaga agar udara hangat di suatu ruangan tidak berhembus ke ruangan lain sehingga akan menjaga kehangatan suatu ruangan.

Noren sudah tidak bisa dipisahkan dari budaya masyarakat Jepang sehingga sekarang ini, noren banyak digunakan oleh pelaku usaha kecil, kedai makanan-minuman dan bahkan di rumah-rumah biasa. 

Desain dan warna noren yang beredar di pasaran pun semakin bervariasi mulai dari motif tradisional khas Jepang serta motif yang dikreasikan dengan budaya modern seperti anime dan manga.

Noren, Istilah Jepang yang Asing Ditelinga Namun Sering Dijumpai

Bagi turis yang berkunjung atau kamu yang ingin ke Jepang, Noren ini juga bisa dijadikan oleh-oleh dan tentunya kamu bisa memilih motif noren yang kamu inginkan di toko penyedia noren atau toko pusat oleh-oleh di Jepang.


Azri Azwar
Azri Azwar Keep trying and never surrender!

Posting Komentar untuk "Noren, Istilah Jepang yang Asing Ditelinga Namun Sering Dijumpai"