Benarkah Ada Trend Bunuh Diri di Kalangan Anak Muda Jepang di Tahun 2020? - Animenyus.com - Berita Anime dan Jepang
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Benarkah Ada Trend Bunuh Diri di Kalangan Anak Muda Jepang di Tahun 2020?


Halo teman-teman..

Situasi seperti ini tidak sama dengan negara lain meskipun status ekonominya sama loh.


Kasus bunuh diri di Jepang kini kian mencuat.

Di tahun 2019, terdapat 659 kasus bunuh diri di kalangan anak muda berusia 10-19 tahun.


Hal tersebut meningkat sebesar 60 dibanding tahun sebelumnya.


Di mana terjadi peningkatan angka bunuh diri per 100.000 orang dalam kelompok berumur 10-19 tahun.


Peningkatan tahunan tersebut sebesar 0,3 dan ini menjadi rekor loh di Jepang.


Selain itu, bunuh diri juga penyebab utama kematian warga Jepang yang berusia 15-39 tahun.

Jepang menjadi satu-satunya negara maju namun bunuh diri menjadi penyebab utama kematian warganya yang berusia 15-34 tahun.


Bunuh diri bukanlah sesuatu yang baru bagi warga Jepang.

Meskipun tingkat kejahatan kekerasan dan kekerasan jalanan sangat rendah.

Lalu ketergantungan pada transportasi umum yang sangat aman, sehingga tingkat kecelakaan lalu lintas sangat rendah di negara ini.


Sistem perawatan kesehatan di Jepang yang ekstensif dan adanya asuransi kesehatan nasional.

Tingkat keselamatan dan keamanan hidup di Jepang yang tinggi.

Semua hal tersebut tak menjadi ancaman bagi kawula muda Jepang.

Pada tahun 2019 angka bunuh diri di Jepang mengalami penurunan sebesar 671 dengan total 20.169.

Penurunan ini berada di luar kelompok usia 10-19 tahun.


Pemerintah terus mengupayakan kemajuan dalam keselamatan transportasi dan pengetahuan medis.

Lalu pemerintah juga mencari upaya dalam menurunkan jumlah kasus bunuh diri.


Hal tersebut menjadi persoalan serius bagi Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan, serta Badan Kepolisian Nasional.

Saat ini terjadi peningkatan kasus bunuh diri di Jepang dari bulan Juli hingga bulan Oktober 2020.

Apalagi di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini.


Di mana banyak pekerja yang dirumahkan dan isolasi diri di dalam rumah.

Hal inilah yang memberi kontribusi besar pada peningkatan jumlah bunuh diri di kalangan remaja.

Meskipun teman-teman juga mengisolasi diri di dalam rumah, contoh seperti bunuh diri di Jepang tidak pantas untuk diikuti ya!

Stay tune terus di animenyus.com

Sumber: Sankei
cici
cici Latte, cappucino dan bintang

Posting Komentar untuk "Benarkah Ada Trend Bunuh Diri di Kalangan Anak Muda Jepang di Tahun 2020?"