Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Depo Via Pulsa Tanpa Potongan

Pengakuan Mangaka ‘Act Age’ Terhadap Tindak Asusila Yang di Lakukan

Manga Act-Age

Tatsuya Matsuki, terdakwa kasus pelecehan seksual terhadap seorang gadis berusia 14 tahun akhirnya mengakui perbuatannya tersebut.

Tindakan tersbeut diakui sendiri dalam sidang pertama yang diadakan di Pengadilan Distrik Tokyo pada 24 November 2020 lalu.

Mangaka dari Act-Age tersebut mengaku telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Tindakan penyerangan seksual yang dilakukan Matsuki tersebut merupakan sebuah kejahatan yang serius, terlebih lagi apabila hal tersebut dilakukan kepada seorang anak di bawah umur.

Saat diajukan pertanyaan mengenai motifnya, ia menjawab :

Saya memiliki banyak hal untuk dikhawatirkan dan memiliki beberapa kecemasan sehingga saya menjadi sangat putus asa karenanya.

Penulis tersebut juga mengungkapkan bahwa ia memiliki kompleksitas tentang wanita dan melampiaskan frustasinya tersebut juga kepada orang asing yang merupakan seorang gadis di bawah umur.

Di persidangannya, Matsuki berkata, “Saya tau saya telah melakukan sesuatu yang salah, bahkan rasanya tidak cukup hanya dengan meminta maaf kepadanya atas apa yang telah saya lakukan.”

Dikutip dari NHK News, polisi mengungkapkan bahwa penangkapan Matsuki dilakukan setelah seorang gadis sekolah menengah melapor ke polisi bahwa ada seseorang yang mendekatinya dari belakang ketika ia sedang bersepeda dan melakukan hal tidak senonoh.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 JST pada 18 Juni 2020.

Polisi yang menindak lanjuti kasus tersebut mendapatkan bukti dari rekaman kamera keamanan yang ada di sekitar area tersebut dan mereka juga melakukan analisis melalui kamera keamanan yang berbeda dan menemukan tersangka melakukan hal yang sama kepada siswi yang berbeda pula.

Matsuki menerima dan membenarkan tuduhan tersebut dan mengakui segala kesalahannya.

Jaksa penuntut mencoba menjatuhkan hukuman penjara 1 tahun 6 bulan atas tuduhan penyerangan seksual terhadap anak di bawah umur.

Namun, karena adanya pembatalan dari manga Act-Age, pengacara Matsuki mencoba untuk meminta penangguhan terhadap hukuman yang diajukan.

Shueisha telah membatalkan perilisan manganya baik cetak maupun digital.

Tidak hanya manga Act-Age yang mengalami pembatalan, mengingat di masa yang seperti saat sekarang ini, juga banyak manga internasional lainnya yang mengalami pembatalan.

Sumber : NHK News, SgCafe

trancy
trancy Drawing, Writing, Food n' Music

Posting Komentar untuk " Pengakuan Mangaka ‘Act Age’ Terhadap Tindak Asusila Yang di Lakukan"