Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Depo Via Pulsa Tanpa Potongan

Spoiler Tokyo Revengers Chapter 214 Bahasa Indonesia

Spoiler Tokyo Revengers Chapter 214 Bahasa Indonesia

Brahman vs Rokuhara Tandai, manakah yang akan Takemichi pilih?

Sudah dua tahun sejak Takemichi keluar dari dunia berandalan, namun sepertinya pesona mantan ketua divisi 1 Toman ini tidak pernah pudar.

Lihat saja, 2 kelompok besar yang menguasai Tokyo ini bahkan rela datang jauh-jauh hanya untuk merekrut crybaby Heroes kedalam geng mereka.

Bukan hanya perwakilan, tapi demi merekrut Takemichi, kedua gang ini bahkan rela mengerahkan pasukannya untuk menjemput Takemichi.

Namun hal yang mengejutkan adalah, ternyata anggota inti kedua geng tersebut merupakan karakter-karakter yang sempat memiliki peran penting di keseluruhan cerita.

Seperti anggota Rokuhara Tandai yang berasal dari mantan anggota Tenjiku, para petinggi Brahman ternyata juga memiliki latar belakang yang tidak kalah menarik.

Black Dragon First Gen

Petinggi Brahman adalah mereka yang merupakan pendiri sekaligus generasi pertama Black Dragon, kelompok yang didirikan oleh Sano Shinichiro, kakak tertua Mikey.

Ternyata, setelah mereka resign dari Black Dragon, mereka semua direkrut oleh Kawaragi Senju dan membentuk kelompok sendiri, Brahman.

Dan setelah 2 tahun membawa kedamaian di dunia berandalan, kedua kelompok besar itu akan segera beraksi kembali.

Apakah tujuan mereka memulai pertempuran ini? 

Apa ada hubungannya dengan Kantou Manji Gang yang semakin kuat? 

Dan apa urusan pertempuran mereka dengan Takemichi?

Semua akan segera terungkap di chapter selanjutnya!

Spoiler Manga Tokyo Revengers Chapter 214 Bahasa Indonesia

Brahman dan Rokuhara Tandai sama-sama menginginkan Takemichi.

Sepertinya Takemichi merupakan kunci penting untuk memenangkan battle antara 3 dewa ini.

Tapi, kenapa harus Takemichi yang mereka incar? 

Kenapa bukan Draken, Mitsuya atau bahkan Pah-chin yang jelas-jelas lebih kuat dari Takemichi.

Motif dibalik perebutan Takemichi ini masih belum jelas.

Kalau motif Rokuhara Tandai sudah jelas, mereka ingin menggunakan kekuatan Takemichi dan Draken untuk membantu Terano menguasai Tokyo.

Namun alasan Brahman menginginkan Takemichi masih belum diberikan oleh sang mangaka.

Apakah mereka ingin menyelamatkan adik kesayangan Shinichiro dari jurang kegelapan?

Atau ada motif tersembunyi lainnya?

Mungkin yang paling mendekati kebenaran adalah Brahman menginginkan Takemichi membantu mereka untuk menyadarkan Mikey dan membuatnya kembali ke jalan kebenaran. 

Sementara kedua geng itu sedang berseteru, Draken akhirnya bangkit dan bersiap untuk melawan Terano.

Apakah ini artinya Draken lebih memihak pada Senju dkk?

Well, kita akan melihat kebenarannya di chapter mendatang.

Untuk chapter 214 yang akan terbit minggu depan, kita akan melihat battle menarik antara Draken vs Terano. 

Spoiler Tokyo Revengers Chapter 214 Bahasa Indonesia

Sepertinya ide untuk bergabung dengan Terano South tidak pernah disetujui oleh Draken.

Karena itulah, walau Terano berkali-kali datang untuk mengambil Draken, Ia tetap teguh dengan pendiriannya dan tidak pernah mau bergabung dengan Rokuhara Tandai.

Namun hal ini berbeda dengan Brahman, sepertinya Draken tertarik untuk bergabung dengan Brahman setelah melihat teman Shinichiro datang satu per satu. 

Battle yang akan terjadi pada chapter 214 mendatang merupakan penentuan keputusan geng mana yang akan dimasuki Takemichi.

Jika battle  antara Draken dan Terano berlangsung cepat, maka kemungkinan kita bisa mendapatkan informasi mengenai tujuan Brahman datang untuk bertemu Takemichi.

Apakah karena Ia sangat mirip dengan Shinichiro?

Atau ada alasan lainnya?

Kita tunggu kepastiannya hanya di manga Tokyo Revengers!

Kondisi yang semakin memanas tentu membuat teman-teman penasaran bukan?

Kalau teman-teman ingin mengetahui tanggal rilis Tokyo Revengers chapter 214, jangan lupa klik halaman selanjutnya ya!

Halaman selanjutnya >>>>>

Mikazuki
Mikazuki Penyuka kucing dan anime

Posting Komentar untuk "Spoiler Tokyo Revengers Chapter 214 Bahasa Indonesia"