Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Depo Via Pulsa Tanpa Potongan

Seorang Pria Memenangkan Gugatan 2,7 Miliar Setelah Terpeleset Selada Air di Sebuah Supermarket

Seorang Pria Memenangkan Gugatan 2,7 Miliar Setelah Terpeleset Selada Air di Sebuah Supermarket

Ternyata, tidak semua musibah selalu berakhir sial.

Salah satu hal menarik yang membuat semua orang kagum akan supermarket Jepang adalah makanan beku mereka.

Hampir semua supermarket di Jepang akan menyajikan makanan siap saji yang hanya tinggal di panaskan di microwave.

Tidak hanya enak dan praktis, namun ternyata makanan yang dijual di supermarket ini juga cukup terpenuhi gizinya.

Seorang Pria Memenangkan Gugatan 2,7 Miliar Setelah Terpeleset Selada Air di Sebuah Supermarket

Salah satu makanan siap saji yang paling populer adalah tempura.

Jika tempura dapat membuat orang lain tersenyum dan bahagia saat melihat makanan satu ini, namun hal ini akan berbeda dengan pria Jepang berumur 36 tahun ini.

Suatu hari, pria Jepang ini sedang mengunjungi cabang supermaket Summit di distrik Nerima, Tokyo.

Mungkin saking seriusnya belanja, pria malang ini tidak menyadari adanya kabocha tempura (labu Jepang) yang terjatuh di lantai.

Akhirnya, Ia tidak sengaja menginjak gorengan lezat ini dan terjatuh di dekat area kasir dan mengalami luka di lutut kanannya.

Pihak supermarket merasa bersalah dan menawarkan kompensasi senilai 60.000 yen (sekitar 7,8 juta rupiah) kepada pria tersebut.

Namun sepertinya pria malang ini merasa tidak puas dengan kompensasinya dan memutuskan untuk menuntut perusahaan tersebut. 

Seorang Pria Memenangkan Gugatan 2,7 Miliar Setelah Terpeleset Selada Air di Sebuah Supermarket

Pada Desember lalu, pengadilan distrik Tokyo mengabulkan tuntutan si korban dan memerintahkan pihak Summit untuk membayar sekitar 580.000 yen (sekitar 75 juta rupiah) kepada si korban sebagai kompensasi.

Namun, ini bukan akhir dari perselisihan yang memanas, karena Summit mengajukan banding atas keputusan tersebut, dan pada hari Rabu, Pengadilan Tinggi Tokyo membatalkan keputusan Pengadilan Distrik, menolak klaim pria itu untuk kompensasi lebih lanjut.

Sementara Hakim dalam persidangan awal telah menganggap bahwa Summit telah melanggar tata cara operasi bisnis yang aman, Hakim Pengadilan Tinggi Yutaka Hirata menunjuk sejumlah faktor dalam putusannya bahwa Summit tidak lalai.

Apalagi dengan fakta bahwa tempura tersebut dijatuhkan bukan oleh karyawan Summit, namun oleh pelanggan lain, sehingga hal ini tidak bisa sepenuhnya disalahkan kepada pihak supermarket.

Terlebih jika labu tersebut baru dijatuhkan sehingga para pekerja toko tidak dapat langsung membersihkannya.

Lebih lanjut, Hirata mengungkapkan bahwa ukuran labu tersebut sangat kecil, hanya 13cm sehingga seharusnya si korban bisa dengan mudah menghindarinya.

Meskipun pria Kabocha ini gagal memenangkan tuntutan atas kasusnya, namun berbeda dengan lansia 60 tahun yang satu ini.

Dalam kasus gugatan ini, orang pria Tokyo berusia 60-an mengajukan gugatan terhadap sebuah supermarket di Prefektur Kanagawa tempat dia berbelanja pada tahun 2015 lalu.

Saat berada di sana, Ia terpeleset dan jatuh di bagian penjualan sayuran segar.

Menurut laporan, sang pria terjatuh karena lantai basah akibat air yang disemprotkan ke selada menetes ke lantai dan menyebabkan lantai menjadi licin.

Sayangnya, akibat musibah tersebut sang kakek mengalami cedera yang cukup serius sehingga susah bekerja.

Dalam kasus ini, pengadilan Distrik Tokyo memenangkan penggugat dan memerintahkan toko untuk membayar ganti rugi sebesar 21 juta yen atau sekitar 2,7 miliar rupiah.

Hakim Yukio Shinada yang memimpin persidangan saat itu memberi putusan ini karena memang kejadian ini adalah murni kesalahan supermarket.

Air yang disemprotkan ke selada sudah pasti dapat menetes ke lantai, dan toko seharusnya menyadari hal ini agar dapat memberi tindakan pencegahan lebih lanjut di area di mana pelanggan akan berjalan.

Namun jika ada pelanggan yang sampai celaka karena air yang disemprotkan supermarket sendiri, memang ini adalah murni kelalaian supermarket.

Memang ya, tidak semua musibah itu berakhir menyedihkan.

Seperti si kakek beruntung yang satu ini, walau Ia terluka cukup parah, namun sepertinya kompensasi yang akan diberikan perusahaan itu cukup untuk membuatnya menjadi kakek kaya raya.

Bagaimana menurut teman-teman, apakah kalian setuju dengan keputusan hakim?

sumber: soranews24

Mikazuki
Mikazuki Penyuka kucing dan anime

Posting Komentar untuk "Seorang Pria Memenangkan Gugatan 2,7 Miliar Setelah Terpeleset Selada Air di Sebuah Supermarket"